Minggu, 28 Juni 2009

Ototarian reuni ma libertarian

Masih ingat dengan teori pers ototarian dan libelarisme.eit,,,jangan pusing dulu baru dengar kata-kata itu,,,ga serumit kata-kata itu ko isinya,,,dan jika kita pelajari tentu akan sangat menyenangakan (kayna..klo mood blajar klian lagi okeh,,,,). Ayo ayo kita kita teori tersebut,,,,!!!!!!
Teori ototarian
Huh serem,,,pasti otoriter dech Negara pake teori tersebu,,.,ayo ngaku klian mikir seperti tu,,,!!iet tenang ja ko,,,,. ayo kita telusuri,,,
Berkembang kira-kira abad 16 & 17 di inggris dan berkembang sagat luas dan masih dipaka sampai saat ini (hebatkan yang bikin…salut dech). Muncul dari filsafat absolute monarki (filsafat yang memandang manusia tidak dapat hidup sendiri dan Negara sebagai pusat eksistesi). Hakekatnya dengan manusia yang diman mania dianggap tidak dapat hidup sendiri tanpa Negara, dan Negara sebagai penguasa individu. Jika orang menganut teori ini bverangapan tidak dapat berkembang tanpa Negara, pemikiran yang kurang baik yang nantinya dapat menyebatkan pemikiran yang otoriter dan terlalu membatasi individu untuk mengekpresikan dirinya dan lamban untuk bisa berkembang (tar klo terlalu nagnut teori ini bakal jadi kupeer alias kurang gaul gtu,,,hehehehheehe bercanda). Tapi dari kekurangannya itu ada kelebihan yang tersimpan, semua lebih terkontrol dan teratur, tidak ada yang berani mengkritik Negara, orang kuasa dan media lebih teratur untuk mengimpormasikan sesuatu dan tentunya media tidak berani mengkritik Negara, orang kuasa tar bisa di cabut ijinnya jadi bangkrut dech.
Teori libertarian
Time to liberltarian….!! Teori justru kebalikan dari ototarian yang memutar balikan Negara dan manusia dan teori ini merupakan koreksi dari ototarian. Muncul dari filsafat rasionalisme (filsafat yang memandang manusia yang dapat eksis sendiri tanpa kelompok atau negara). Tujuan utama adalah member informasi , menghibur dan menjual , tetapi tujuan utamany menentukan kebenaran dan mengawasi pemerintah. Media disini boleh dimiiliki siapa saja asal mempunyai uang. Liberlaisme cenderung bebas mengkritik pemerintah dan penguasa yang terkadang dapat menyebabkan keributa atupun sikap arogan penguasa contohnya pembunuhan wartawan radar bali yang dibunuh oleh dapat dikatakan penguasa di daerah bangle (bali) dan kakak dari bupati bangli karena wartawan tersebut menulis pengelapan uang yang dilakukan oleh penguasa tersebut. Tapi dari sana kita dapat menilai arogan seseorang yang yang sikap curang tak mau terungkap dan mungkin penguasa tersebut menganut marcefeii (maaf kl;o tulisannya salah) tokoh yang mengandalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu. Kelebihanya media menujukan segala segala sesuatu tentanng pemerintah yang mana dapat mengawasi pemerintah. Dan juga para pejabat tenbtunya juga tidak berani macam-macam jika ketauan media balal jadi selebitis dadakan bukan lagi pejabat contohnya yahya zaeni jadi artis dadakan setelah video mesumnya keluar. So pejabat hati-hati ya,,, kalian di awasii…barbuatlah yang baek…
Ga susah kan belajar teori ototarian dan teori libertarian. Gampang-gampang susah c,,tp tetep semagat buat kuliah..yuuuk mariii….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar